Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang beberapa kekurangan dan kelebihan beli indukan lovebird yang sudah produksi atau biasa disebut indukan jadi.
Indukan jadi di sini yang saya maksud adalah indukan yang sudah produk aktif atau kalian beli ketika indukan lovebird posisi sudah mengerami telur atau ngeloloh anakan dari pemilik lamanya.
Sedangkan lovebird siapan ya lovebird yang kita beli pisahan atau beli sepasang namun belum pernah produksi.
Hampir semua pasti mengalami saat memulai ternak lovebird adalah jenuh, bosan, karena tidak sabar menunggu pasangan lovebird yang kita ternak bertelur dan produk. Ketika sudah seperti itu lalu muncul spekulasi2 di benak kita.
Wah di bohongi penjual nih..
Wah ini jantan semua di bilang 1 pasang
Wah ini betina semua di bilang 1 pasang
Wah ini udah afkir/gak produktif nih
Pada akhirnya mulai putus asa untuk berternak lovebird dan tidak lanjut alias lovebird jadi terbengkalai. Sudah keluar uang buat beli indukan udah bertelur di pemilik pertamanya, eh sampai di rumah d tunggu beberapa hari gak mau ngerami lagi alias stress.
Berbeda ketika kita membeli lovebird yang ketika dirumah kita selang beberapa bulan langsung bertelur dan produk, itu menjadi semangat tersendiri. Terkadang juga menjadi pemicu untuk membeli beberapa pasang indukan lagi setelah mengalami seperti itu.
Beli siapan bilangnya sudah jodoh jantan betina eh sampai rumah di tunggu beberapa bulan gak kawin2 malah berantem terus Pusing kan?
Padahal semua itu bisa di hindari kalau kita selektif sejak awal. Dan baik indukan jadi maupun siapan semua mempunyai kelebihan dan kekurangan masing - masing.
Kelebihan membeli indukan jadi
1. Sudah pasti sepasang jantan dan betina
2. Sudah pasti jodoh
3. Sudah tidak perlu repot2 susah menjodohkan
4. Bisa jadi penyemangat yg luar biasa kalau nanti sudah menetas
5. Tidak perlu menunggu berbulan bulan untuk kawin dan bertelur
6. Indukan sudah berpengalaman karena sudah mengasuh anak produksi sebelumnya
Kekurangan membeli indukan lovebird produksi
1. Rawan stress dalam perjalanan dari penjual ke rumah kita
2. Rawan tidak mau mengerami telur kalau kita beli indukan yang ngeram
3. Masa produksi singkat karena kita tidak tau sudah produk keberapa ketika kita beli indukan itu dari pemilik nya.
4. Sudah mapan dengan pola rawatan pemilik lama sehingga kita mau ga mau harus menirunya
5. Indukan tentu lebih agresif dan sensitif di tempat yang baru karena sedang adaptasi